Ririn's Page

Friday, January 27, 2012

Soto Koya

"Kamu mau mangga muda?" tanyanya melihat wajahku meringis.
Aku hanya menggeleng. Aku tidak suka berbohong, tapi aku memang tidak sedang berbohong.
"Baiklah, jika memang tidak mau mangga muda, mengapa wajahmu murung seperti itu? Ada apa? Kamu ingin cerita sesuatu?"
Lagi aku hanya menggeleng. Aku tidak suka cerita, ia tahu itu.
Kudengar ia menghela nafas. Lalu, ia menarik tanganku. Ia mendudukkan aku di sofa di ruang keluarga.
Ia mengambil remote, dan menyalakan televisi.
"Kamu mau nonton film apa?"
Lagi-lagi aku menggeleng.
Ia bingung, tak tahu harus bagaimana. Ia meletakkan tangannya di atas kepalaku.
"Sebenarnya kamu mau apa, Sayang? Jangan buatku ketakutan begitu.." ku dengar ia berujar.
Aku tersenyum.
"Aku ingin Sarimi Soto Koya.." ucapku manja. Kuletakkan tangan kanan di perutku, dan ku gandengan dia dengan tangan kiriku.
Kini, Ia tertawa ngakak. Aku bingung.
"Jadi, karena itu kamu diam tak bicara satu kata pun?" Ia tertawa semakin ngakak.
Aku memonyongkan bibirku.
"Maaf, Sayang, tapi kamu lucu sekali."
Aku menatapnya tanpa ekspresi.
"Baiklah, akan kumasak Sarimi soto koya kesukaanmu. Sabar ya Sayang."
Ia mengecup keningku, tak lupa ia mengecup perutku yang membuncit.

Soto Koya









--

179 kata


3 comments:

  1. waaah.. bintang iklan rupa y.. hehehehe.. :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. @Lia dan Wenny

      ga kok, ga ada maksud buat iklan.
      hihihi
      maaf2, maaf banget ya #membungkuk

      Delete